Latar Belakang Revolusi Prancis dan Sejarahnya

54e0d7464355ab14f1dc8460962a3f7f1d37d8f85257714e7d2d7fd19f49_640_france-revolution

Revolusi Prancis merupakan gerakan yang dilakukan oleh masyarakatnya, terjadi di Eropa pada tahun 1789. Kejadian tersebut memiliki inti gerakan penolakan pada kekuasaan monarkhi absolut yang dimiliki oleh Prancis, yang telah berlangsung selama berabad-abad. Tentunya dalam revolusi tersebut memiliki asal penyebab, berikut merupakan latar belakang revolusi prancis.

Latar Belakang Terjadinya Revolusi Prancis

Awal mula revolusi ini adalah adanya Etats Generaux, yang menjadi forum bertemunya kalangan aristokrat, gereja, serta masyarakat Prancis secara umum. Forum tersebut dipimpin langsung oleh raja, yang kemudian digulingkan oleh masyarakat. Raja yang memerintah Prancis saat itu adalah Loius XVI.

revolusi prancis

Penyebab adanya Revolusi Prancis dipicu oleh beberapa kejadian berikut ini, diantaranya adalah:

  • Raja mendukung Amerika

Ketika raja naik tahta di tahun 1774, politik Prancis masih kacau dan perlu kebijakan lebih lanjut agar stabil. Akan tetapi, di kondisi tersebut raja malah memberikan dukungan kepada Perang Kemerdekaan yang dilakukan oleh Amerika melawan Inggris.

Karena dukungan tersebut, maka raja memaksakan rakyatnya untuk membayar pajak dengan jumlah yang besar. Masalahnya pajak hanya dibebankan kepada masyarakat, yang saat itu juga susah payah mencukupi kebutuhannya.

Latar belakang revolusi prancis tersebut makin diperparah dengan dibebaskannya agamawan dan aristokrat dari pajak, sehingga membuat rakyat kecewa dengan keputusan raja.

  • Rakyat dan Ide Pencerahan

Karena pajak yang mencekik, maka kebencian rakyat pada raja semakin menumpuk setiap tahunnya. Tidak hanya raja, mereka juga membenci kalangan elit dan agamawan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat Prancis.

Berangkat dari ide Pencerahan, masyarakat Prancis menginginkan adanya perubahan yang mendasar dalam kehidupan mereka, khususnya dalam bidang bernegara. Rakyat kemudian mempertanyakan absolutisme yang dimiliki raja, aristokrat, dan juga agamawan, sebab mereka tidak berpihak pada rakyat miskin.

Kebebasan untuk beragam juga menjadi isu yang diangkat untuk mewujudkan kesetaraan, sehingga tidak ada pihak yang dirugikan atau menikmati keuntungan atas nama orang lain. Setiap orang akan menjadi sendi kehidupan yang saling bekerja sama dalam kehidupan sosial. 

  • Adanya Forum Etats Generaux

Latar belakang revolusi prancis selanjutnya adakah terjadinya forum Etats Generaux yang terkenal. Karena rakyat menekan raja dan mulai meluapkan kemarahannya, maka raja mau tidak mau harus turun tangan, yakni dengan membuat forum Etats Generaux.

Forum ini bertujuan untuk mendengarkan masing-masing aspirasi yang diinginkan oleh ketiga pihak yang hidup berdampingan di Prancis, yakni masyarakat, agamawan, dan aristokrat. Pendapat tersebut berkaitan dengan kondisi yang dialami dan apa yang diinginkan ke depannya.

Rakyat yang jumlahnya besar, tetap saja terus diabaikan dari forum yang dibentuk raja. Kemudian di tahun 1789, Majelis Nasional keluar dari forum tersebut dan menjadi gerakan politik yang radikal. Inilah yang menyebabkan terjadinya revolusi di tahun-tahun setelahnya.

  • Prancis Tidak Mampu Menghadapi Pemberontakan

Setelahnya, Prancis mengalami beragam transisi karena protes yang dilakukan oleh gerakan politik. Terdapat empat masa transisi yang dialami oleh Prancis, yakni masa dewan konstituante, legislatif, konvensi nasional, kemudian direkotori.

Walaupun tidak berperan besar, ia menjadi latar belakang revolusi prancisyang patut dipertimbangkan. Ini karena setiap fase transisi memiliki gejala politiknya sendiri namun belum mengakomodir keinginan dari rakyat.

Keempat masa transisi tersebut di kemudian berakhir di tahun 1799, kemudian hadir Napoleon yang menjadi sosok pemimpin kuat yang dicari oleh masyarakat Prancis. Kemenangan yang diraih oleh Bonaparte membuatnya mulai membangun Prancis dengan demokrasi yang baru.

Napoleon yang kemudian membuat pemerintahan yang konsulat pada tahun 1799 dan mulai mengakhiri revolusi yang terjadi di Prancis. Walaupun belum resmi runtuh, namun Napoleon membuat pemerintahan yang lebih sentralistik dan otoritan.

Di tahun 1804, Bonaparte kemudian mengangkat diri menjadi kaisar dan mengakhiri masa republik yang dimilik oleh Prancis. Napoleon membentuk berbagai lembaga yang kemudian masih digunakan oleh Prancis Modern pasca revolusi.

Demikianlah berbagai latar belakang revolusi prancisyang membentuk negara tersebut seperti sekarang ini. Semoga informasi tersebut dapat menambah pengetahuan Anda mengenai Prancis dan sejarah yang dimiliki oleh negara tersebut.

Jatmiko Prakasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *